Agama = FASIS…!!???? = Pertumpahan darah?

11 09 2007

Teman-teman. tanyakan diri kalian masing-masing….. apakah agamamu….? Islam, Kristen, Catolic, Hindu, ajaran Budha kah…?????
kutanya kalian…… apakah agama itu??????
kutanya kalian…… apakah kalian tulus….????

Selama Ini sedikit orang yang mengetahui apa itu agama. Sebagian mengatakan bahwa agama adalah Islam, agama adalah Kristen, Sempit sekali pandangan mereka…. setahuku, agama adalah “ageman”. Ageman berarti adalah pegangan. berarti agar kita tidak jauh jauh dari tempat kita berpegangan… namun sekarang ini agama hanyalah simbol di jidat saja. hanya untuk status untuk menikah, status untuk meraih jabatan. sungguh sempit sekali pikiran mereka….

dan agama bagiku sekarang adalah paham fasis yang berkembang. kenapa saya katakan fasis? karena mereka tidak menerangkan mengapa mereka masuk agama tersebut. biasanya mereka menjawab dengan jawaban dari doktrin para ustad dan pendeta. bahwa mereka beruntung masuk agama yang benar. mereka masing-masing membenarkan agama mereka dan agama lain adalah salah. saya pernah terlintas pikiran, ketika ada ulama yang mengatakan, berbagahialah kalian yang terlahir dalam keadaan islam. sayapun berfikir, ternyata kita tak pernah diberi kebebasan untuk berfikir. dan itupun menjadi kultur agar anak-anak mereka tidak perlu berfikir untuk memilih agama. hanya doktrin yang kuat yang terlekat.

Kawan, bayangkanlah jika ada konflik. “Nila setitik, rusak susu sebelanga”, itulah yang akan terjadi. ada yang mengatakan “Khalifah sudah tidak dapat ditunda lagi”. ada yang mengatakan dengan spanduk Ungu dengan mengatakan “dukung Prulalisme”. sepertinya, sebentar lagi akan ada revolusi dalam hal agama, yang terjadi adalah kejadian rwanda. Sungguh tragis jika ini terjadi…. namun apa boleh dibuat….

ketika kutanya tuhan, mereka hanya menjawab,”hati-hati”… bukankah kita harus mengenal tuhan? tapi bagaimana kita bisa kenal jika kita dibatasi????

kalian yang terlalu Fundamental dalam agama adalah Individu GOBLOK yang mengurung diri, menutup diri akan apa yang terjadi, di dunia luar di luar kandangmu itu…


Actions

Information

3 responses

1 09 2008
PeYe

yup…setuju nang banyak yang akhirnya mengangkat agama menjadi konflik dan ini sungguh sangat menyedihkan…
Simpel, mereka (si pengadu domba) melihat bahwa agama di Indonesia dapat menyentuh berbagia aspek kehidupan…dan masalah agama sekecil apapun dapat terskalasi ke dalam konflik yang nasional….ngak usahjauh-jauh Rwanda….kita lihat saja Ambon…
dramatis bukan ???!!

oleh karena itu bagi saya ada perbedaan mendasar antara mengetahui dan mengimani….kalo kita hanya mengetahui ajaran agama saja…belum cukup bagi kita untuk menelaah masalah hidup yang ada secara DINAMIS….
oleh karena itu…kita beragama bukan hanya sekedar di mulut dan di otak tapi juga di hati…(masa orang BERAGAMA bisa konflim dan saling bunuh…)

sebenernya ngak salah kok nang…orang itu beragama…itu semua kan cuman jalan mengenal Tuhan dalam koridor tertentu…namun semua juga harus kembali kepada kita…

APAKAH KITA HANYA MENGETAHUI ATAU MENGIMANI ???

PS: Nice blog bro…

29 06 2009
Mochihotoru

Menarik! Saya sangat tertarik dengan tulisan Anda itu, Saudara Danang. Tapi saya nak bertanya, apa agama Anda sebenarnya? Sudahkah Anda benar-benar memahami agama Anda? Dilihat dari tulisan Anda, sepertinya Anda bukan orang yang menganut fanatisme sempit seperti kebanyakan orang (yang, hiperbolany, bisa langsung maen bakar tempat ibadah saudaranya yang tak seiman jika tersinggung). Sepertinya menarik berbicara dengan Anda mengenai agama.. ^^

30 08 2009
Danang

jika anda bertanya apa agama saya sebenarnya… maka saya akan menjawab, agama saya adalah agama tunggal… karena toh saya yakin semua agama mengajarkan kebaikan. dan kalo memang beriman, maka kita percaya bahwa kebaikan itu berasal dari TUHAN… dan tuhan itu satu… hanya orang2 saja menamakannya beda2…

Leave a comment