Media; Suatu Dusta?

5 01 2008

halo teman-teman semuanya,,,,sudah lama saya tidak pernah menulis blog lagi. banyak permintaan dari teman-teman semua untuk memperbaharui blog saya ini dengan berbagai tulisan yang bisa saya tulis…

kan katanya bebas nih…. gak harus ngebahas masalah pribadi lagi donk…. yang tulisan pertama itu sebenarnya adalah media propaganda saya buat “Sang Idola” dari “sang penggemar”.

sebenarnya dalam kesempatan ini saya ingin sekali membahas masalah media massa. Pasti ada pertanyaan mengenai tema saya kali ini. saya ingin membahas masalah ini karena saat ini saya menganggap Media Massa lah yang paling dekat dengan kita dan Media Massalah yang paling mempengaruhi pemikiran masyarakat Indonesia saat ini.

Televisi, Koran dan Radio, adalah sumber informasi mengenai segala sesuatu yang terjadi. seperti bencana, budaya, politik, hukum dsb… Media lah yang memberitahukan kita, sebenarnya ada masalah apa di luar sana. Dan Media pulalah yang akhirnya akan memberikan suatu bentuk pola pikir kita mengenai fenomena yang terjadi saat itu.

Saya menulis ini bukan berarti saya tidak suka menonton berita, membaca koran ataupun mendengarkan radio. saya menulis ini semua karena ini adalah suatu bentuk analisis dari pikiran pesimis saya saja.

ok sekarang mari kita gali bersama-sama, taukah teman-teman semua, jika ada suatu fenomena besar, maka hampir semua media massa membahas masalah yang sama. Sekilas kita akan berfikir, mungkin ini adalah suatu keharusan Media Massa. Karena jika teman-teman membaca buku mengenai menjadi penulis yang baik, maka isu yang diangkat haruslah isu yang sedang terjadi dan besar. namun apakah teman-teman sadar, bahwa tulisan tiap tajuk utama setiap koran, memiliki inti yang sama walaupun gaya penyampaian mereka berbeda satu sama lainnya? Pada mulanya saya juga belum menyadarinya, tetapi bukankah aneh jika mereka membahas suatu isu dan penjelasan mereka samaaaa semua….

dan kebimbangan saya seakan terbalas ketika saya berdiskusi dengan teman saya yang berasal dari fakultas komunikasi. kawan saya berkata, bahwa media massa itu akan selalu dibawah pengendalian pemerintah pusat/daerah. dan pemerintah berhak menentukan berita apa saja yang akan di tulis, dan berita apa yang harus menjadi headline utama dari koran tersebut.

ada satu lagi kebimbangan dalam diri saya mengenai media massa.

saya masih ingat ketika ada demonstrasi mengenai kasus terbunuhnya warga jatinangor di tangan mahasiswa Institute Pemerintahan Dalam Negri (IPDN) jatinangor. Saat itu Koordinator aksi saya dimintai komentar oleh SCTV (kalau tidak salah). Dan saat itu yang dikeluarkan dari kawan saya itu benar-benar rasional dan masuk diakal, dan itu merupakan hasil dari rapat kawan-kawan seperjuangan. tapi apa yang terjadi, saat ada pemberitaan mengenai kasus Demonstrasi ini, yang ditayangkan hanyalah mengenai opini masyarakat yang emosi semata, dan yang diliput adalah orang yang berorasi (komunitas tukang Ojek jatinangor), yang berkata kotor, yang seharusnya tidakditampilkan di media massa….

oh media massa….. ada apa yang sebenarnya terjadi padamu…

Dan dari sini saya berasumsi bahwa media massa tidak ingin menampilkan suatu kebenaran yang sebenarnya ingin diketahui masyarakat. melainkan untuk mencari popularitas semata. Kalau kata orang:”yah…. namanya juga perusahaan, pastinya harus untung dong…!”. dan saya rasa tanggapan ini sangatlah tepat. mengapa,,,, karena jika stasiun mereka laku ditonton/dibaca/didengar oleh masyarakat dari apa yang mereka angkat, maka dari sini sebuah kerajaan versi baru (Multinasional Corporation/MNC) masuk dan menginfiltrasi….. dan juga merupakan suatu keuntungan negara bila ada media massa, karena media massa menjadi suatu bentuk kontrol opini masyarakat dari pemerintah.

hebat ya….

dan kemarin saya baru membuat tuga komunikasi internasional. dan tema yang saya angkat adalah “Ketimpangan Arus Informasi”. dan ternyata dari apa yang saya analisis adalah sangat luar biasa terkejutnya saya.. kita sadari atau tidak, berita internasional yang kita dapatkan saat ini adalah bersumber dari barat (CNN, NBC, dll). Mungkin ini adalah salah satu jawaban kenapa media jika membahas isu internasional selalu membahas isu dan fenomena yang sama.

dan masih dalam zona asumsi saya, saya berpendapat bahwa ‘berita panas’ yang mereka sajikan merupakan suatu peralihan perhatian dari isu apa yang sebenarnya sangat vital. memang ini sangat dibutuhkan dalam memelihara kestabilan negara. tapi kenapa harus terus menerus dibohongi. dan masih suatu bentuk pertanyaan besar. apakah kebebasan pers ini telah ada, ataukah masih dalam bentuk permainan kelas elit semata…????

dalam buku penyambung lidah rakyat, cindy adams, tentang wawancara dengan bpk revolusi besar kita Ir. Soekarno, beliau ketika bertemu dengan presiden Amerika Serikat, Kennedy, Soekarno berkata kenapa ia selalu dijelek-jelekkan oleh media asing barat? dan Kenendy pun menjawab, bahwa ia sendiri juga selalu dijelek-jelekan (oleh paparazi). dan soekarno berkata bagaimana negaramu bisa tenang jika rakyatmu sendiri tidak mencintaimu.

nah dari dialog diatas terlihat bahwa kebebasan pers juga dapat mengancam negara, makanya di Amerika banyak sekali intelijen negara, dan masing-masing memiliki rahasianya.

mungkin dari pemaparan singkat saya ini dapat memberikan suatu gambaran pada benak kawan-kawan sekalian yang saya cintai, agar selalu berhati-hati dan selalu curiga akan segala berita yang dikeluarkan media massa. dan jangan selalu terjebak dengan opini yang mereka keluarkan. kita pada dasarnya adalah manusia bebas, dan kita juga boleh mengeluarkan opini kita. tidak harus sama dengan opini publik. siapa tahu bahwa opini publik itu salah dan ternyata kebenaran ada dalam opini kawan-kawan semua.

BEBASKAN DIRIMU KAWAN……





9 Evil In

5 12 2007

Di luar aku melihat tetesan air membasahi bunga mawar yang mulai membusuk.

Sembilan naga yang ada dalam diriku memberontak, membakar semua denyut jantungku yang tersisa

Dadaku terasa semakin sempit dan semakin menakutkan.

Pedang terhunus tepat ke arah kepalaku dan aku hampir mau mati diterpanya.

Banyak cerita yang telah aku sampaikan,

Namun kenapa mereka yang dapat bergerak hanya mengangap hal tersebut seperti daging busuk yang berjalan

yang aku katakan adalah kata dari nuraniku

Dan ketika aku menyalahkan orang, Semua itu menjadi bumerang berdarah

Dan bumerang itu telah membangunkan kesembilan Naga tersebut dan hendak keluar dari tubuhku

Aku meronta menahan mereka untuk keluar.

Karena aku tahu jika mereka keluar maka akan banyak orang yang dirugikan, mungkin juga mereka yang bertemu salah satu naga tersebut akan mati.

Dan aku sadar semua yang kulakukan akan menjadi buah karma bagiku.

tak ada orang yang akan mendengarkan tangisan pohon.

tak ada orang yang tahu akan tangisan hewan

dan tak ada orang yang paham akan tangisan seorang bayi

mereka hanya menduga-menduga-dan menduga

apa yang akan aku lakukan dengan sisa hidupku ini….

sekarang naga itu sudah seperti berumur ratusan tahun, dan mereka menginginkan seorang tumbal untuk diambil nyawanya.

yang ku ingat tentang mereka mereka adalah Iblis yang masuk, dan kubiarkan masuk

namun tak kubiarkan keluar

karena aku akan mengalahkan iblis2 yang berbentuk naga itu menjadi harimau yang jinak

Oooo……., Tuhan, hanya engkau yang mengerti dan hanya engkau yang memberikanku petunjuk dan engkaulah yang selalu mengilhamiku. tanpaMU dunia ini akan terasa sepi.





Bermain Api

11 09 2007

siapa yang bilang zaman sekarang sudah berbeda dengan pada saat zaman Orde Baru….?

itu semua bohong………..

percaya atau tidak, sekarang pergerakan mahasiswa masih diawasi oleh rektorat yang telah menjadi informan BIN. dimanakan hak kebebasan berpendapat yang negara janjikan???? itu semua hanya omong kosong belaka…..

aku sudah muak melihat permainan birokrat untuk mengekang mahasiswa, dan berusaha untuk menjadikan mahasiswa seorang apatis. ini saya nilai dengan adanya kebijakan bahwa acara kesenian dari UKM mendapat dana lebih besar dari pada acara “KAJIAN” dan “SEMINAR” yang hanya dikasi uang 700rb dari rektorat dan 250rb dari dekanat.

pembatasan pemikiran mahasiswapun sudah terlihat. dengan pembatasan kurikulum yang mereka katakan “untuk kerja” (untung HI enggak terlalu). ini menjadikan mahasiswa jika lulus adalah individu yang siap untuk di eksploitasi oleh perusahaan-perusahaan. sehingga ini dapat dikatakan neo-liberalisme dalam pendidikan perguruan tinggi. dan juga pemadatan SKS, yang kata mereka supaya mahasiswanya jadi pintar dan rajin…. Ach itu bullshit!!!!!!!!!!!!!!! adanya juga supaya mahasiswa sibuk dengan kuliah dari pada ikutan mengkritik para birokrat itu…….

manakah mahasiswa yang dulu terkenal dengan “AGEN PERUBAHAN” atau biasa disebut dengan AGENT OF CHANGE???? mungkinkah sekarang menjadi AGENT OF EXCHANGE???????

Bagaimana dengan kamu?

taukah kamu???? mahasiswa yang aktif dalam aksi, sudah masuk daftar perhatian dari BIN…..

apakah kejadian yang lalu, mengenai dibubarkannya organisasi kampus terulang kembali???

ataukah dengan dihancurkannya mahasiswa dengan politik adu domba yang sudah mendarah daging???

teman, jangan takut akan konsekuensinya….. mungkin sangat berat, dan sangat menakutkan. tapi pergerakanmu itu tidak akan sia-sia. bergeraklah bersama…. saya kesulitan dalam menghadapi birokrasi yang sangat besar dengan saya yang mungil ini.

kesatuan aksi yang kita cari….

kesatuan VISI yang kita ingini….





Agama = FASIS…!!???? = Pertumpahan darah?

11 09 2007

Teman-teman. tanyakan diri kalian masing-masing….. apakah agamamu….? Islam, Kristen, Catolic, Hindu, ajaran Budha kah…?????
kutanya kalian…… apakah agama itu??????
kutanya kalian…… apakah kalian tulus….????

Selama Ini sedikit orang yang mengetahui apa itu agama. Sebagian mengatakan bahwa agama adalah Islam, agama adalah Kristen, Sempit sekali pandangan mereka…. setahuku, agama adalah “ageman”. Ageman berarti adalah pegangan. berarti agar kita tidak jauh jauh dari tempat kita berpegangan… namun sekarang ini agama hanyalah simbol di jidat saja. hanya untuk status untuk menikah, status untuk meraih jabatan. sungguh sempit sekali pikiran mereka….

dan agama bagiku sekarang adalah paham fasis yang berkembang. kenapa saya katakan fasis? karena mereka tidak menerangkan mengapa mereka masuk agama tersebut. biasanya mereka menjawab dengan jawaban dari doktrin para ustad dan pendeta. bahwa mereka beruntung masuk agama yang benar. mereka masing-masing membenarkan agama mereka dan agama lain adalah salah. saya pernah terlintas pikiran, ketika ada ulama yang mengatakan, berbagahialah kalian yang terlahir dalam keadaan islam. sayapun berfikir, ternyata kita tak pernah diberi kebebasan untuk berfikir. dan itupun menjadi kultur agar anak-anak mereka tidak perlu berfikir untuk memilih agama. hanya doktrin yang kuat yang terlekat.

Kawan, bayangkanlah jika ada konflik. “Nila setitik, rusak susu sebelanga”, itulah yang akan terjadi. ada yang mengatakan “Khalifah sudah tidak dapat ditunda lagi”. ada yang mengatakan dengan spanduk Ungu dengan mengatakan “dukung Prulalisme”. sepertinya, sebentar lagi akan ada revolusi dalam hal agama, yang terjadi adalah kejadian rwanda. Sungguh tragis jika ini terjadi…. namun apa boleh dibuat….

ketika kutanya tuhan, mereka hanya menjawab,”hati-hati”… bukankah kita harus mengenal tuhan? tapi bagaimana kita bisa kenal jika kita dibatasi????

kalian yang terlalu Fundamental dalam agama adalah Individu GOBLOK yang mengurung diri, menutup diri akan apa yang terjadi, di dunia luar di luar kandangmu itu…





acara “Anti Neoliberalism on Campus” oleh People Go To Campus

11 09 2007

Pendahuluan

 

Ratusan tahun bangsa ini telah dijajah. Bahkan ketika kemerdekaan dikumandangkan, yang terjadi hanyalah kemerdekaan secara politik belaka. Perjuangan membangun bangsa yang merdeka sepenuhnya runtuh ketika Rezim Soeharto naik ke panggung kekuasaan. Hingga kini penjajahan tersebut masih terus berlangsung. Yang berubah hanyalah model penjajahannya.

Kondisi tersebut mengakibatkan munculnya berbagai macam persoalan. Mulai dari masalah penanganan bencana alam yang kacau, pelanggaran HAM, biaya pendidikan yang mahal, dikuasainya asset-aset bangsa oleh modal internasional hingga peraturan perundang-undangan yang memihak kepada para pemilik modal dan menindas para pekerja.

Berbagai masalah tersebut berpangkal pada akar yang sama. Penjajahan oleh modal internasional yang sekarang mengambil konsepsi neoliberalisme. Pada pemerintahan era Soeharto, bibit neoliberalime mulai muncul. Krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia pada 1998 akibat penarikan besar-besaran modal asing menunjukan kerapuhan perekonomian di negeri ini. Pasca reformasi yang gagal tersebut modal internasional menjarah perekonomian nasional dengan alat neoliberalisme.

Cengkraman neoliberalime ditunjukan dengan; liberalisasi pasar, privatisasi, pencabutan subsidi, penguasaan sumber daya, penarikan investasi asing untuk berkuasa atas aset-aset nasional, hingga pegajuan hutang luar negari yang digunakan untuk modal bagi segelintir orang. Disamping itu tanggung jawab pemerintah terhadap kehidupan dan kesejahteraan warga negaranya semakin lama semakin dihilangkan, akibatnya tidak ada perlindungan atas hak-hak warga negara.

Penjajahan tersebut bukannya berjalan begitu saja tanpa perlawanan. Memang harus diakui bahwa mahasiswa sebelum 1998 menjadi pendorong awal bagi perlawanan tersebut. Perlawanan tersebut hingga kini harus terus berkembang dengan melibatkan sektor dan kelas yang lain.

People Go To Campus dimaknai sebuah ruang publik yang memfasilitasi mahasiswa pada khususnya dan generasi muda pada umumnya untuk membuka mata dan memahami persoalan-persoalan yang begitu kompleks terjadi di negeri ini. Gagasan ini kemudian diturunkan menjadi sebuah acara roadshow kampanye anti-neoliberalime dari kampus ke kampus.

Dasar Pemikiran

  1. Neoliberalisme adalah aliran politik ekonomi yang muncul setelah Perang Dunia I, ditandai dengan tekanan berat pada segi positif ekonomi pasar bebas, disertai dengan usaha menekan campur tangan pemerintah dan konsentrasi kekuasaan swasta terhadap perekonomian.
  2. People Go to Campus (PGTC) merupakan program yang dilaksanakan secara kolektif antara berbagai organisasi dan individu untuk membahas dan mengampanyekan persoalan-persoalan mendasar yang dihadapi rakyat Indonesia dewasa ini.

Maksud dan Tujuan

 

Adapun maksud kegiatan People Go to Campus sebagai berikut:

  1. Mengampanyekan antineoliberalisme pada mahasiswa dan generasi muda pada umumnya serta sektor masyarakat sipil lainnya (buruh, tani, kaum miskin dsb).
  2. Membangun komunikasi antarsektor masyarakat sipil.

Sementara, tujuan kegiatan People Go to Campus sebagai berikut:

Mengetahui bagaimana sistem neoliberalisme bekerja, kaitannya dengan berbagai persoalan kemiskinan dan kemanusiaan di Indonesia serta bagaimana bentuk resistensinya.

Tema

 

People Go to Campus akan mengangkat tema umum yaitu “Anti Neoliberalism on Campus”. Fokus dari tema umum tersebut terbagi menjadi dua bagian besar, bagian tersebut adalah :

  • Neoliberalisme Sebagai Masalah
  1. Definisi Neoliberalisme
  2. Mekanisme Gerak Neoliberalisme
  3. Dampak Neoliberalisme
  • Perlawanan Terhadap Neoliberalisme
  1. Tendensi Perlawanan Terhadap Neoliberalisme
  2. Model Perlawanan terhadap Neoliberalisme, baik struktural maupun kultural.

Pada masing-masing kampus dimungkinkan adanya tema turunan dari tema umum “Anti Neoliberalism on Campus”. Tema turunan tersebut disesuaikan dengan persoalan sosial, ekonomi dan politik di masing-masing kampus dan daerah tempat diselenggarakannya PGTC.

Waktu dan Tempat Kegiatan

 

People Go to Campus akan dilaksanakan di kampus-kampus perguruan tinggi di Indonesia dengan cara roadshow mulai pada November 2007.

Bentuk Kegiatan

 

Pelaksanaan People Go to Campus akan berupa rangkaian acara yang mengkampanyekan anti neoliberalisme antara lain,

  1. Diskusi Publik
  2. Talkshow
  3. Pemutaran Film
  4. Pameran Foto
  5. Pameran Karikatur
  6. Pementasan Teater
  7. Musik Rakyat
  8. Pembacaan Puisi
  9. Orasi Kemanusiaan
  10. Bursa Buku Murah
  11. Expo Organisasi

Panitia

 

People Go to Campus dikerjakan oleh dua kepanitiaan, yakni panitia nasional dan panitia lokal. Panitia Nasional terdiri dari: Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP), Rumah Kiri, Perhimpunan Muda, Jaringan Gerakan Mahasiswa (JGM), Apokalips, Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Komunitas Rakyat Proletar (KRP) dan Ultimus. Panitia Lokal terdiri dari mahasiswa, organisasi-organisasi sektor masyarat sipil, dan individu.

Partisipan

 

Partisipan kegiatan People Go to Campus adalah mahasiswa, berbagai sektor masyarakat sipil dan masyarakat umum.

Dukungan Kegiatan

 

Siapapun—individu maupun organisasi—dapat memberikan dukungan langsung maupun tidak langsung terhadap People Go to Campus. Pemberian dukungan berupa saran dan masukan dapat disampaikan melalui alamat email: peoplegotocampus@yahoo.co.id Alamat email ini telah dilindungi dari spam bots, Javascript harus aktif untuk melihatnya <!– document.write( ” ); //–>
Pemberian dukungan keuangan (dana kegiatan), dapat disampaikan melalui salah satu nomor rekening di bawah ini:

 

Bank BCA
Kantor Cabang Utama (KCU) Dago
No. Rekening : 7770635165
Atas Nama : Sadikin
Swift Code : CENAIDJA

 

Bank BNI
Kantor Cabang Pembantu (KCP) Unpad
No. Rekening : 0101659345
Atas Nama : Dondick Wicaksono/Sadikin
Swift Code : BNI NI IDJUPB

Pertanggungjawaban

 

Pertanggungjawaban keuangan People Go to Campus akan dipublikasikan dengan ataupun tanpa identitas penyumbang sesuai dengan keinginan masing-masing penyumbang.

Penutup

 

Demikianlah proposal ini dibuat dengan harapan akan mendapatkan dukungan semua pihak demi tercapainya perluasan wacana, pembentukan kesadaran akan persoalan yang ditimbulkan oleh neoliberalisme di Indonesia serta tentu, meluasnya perlawanan terhadap neoliberalisme. Atas perhatian dan kerjasamanya kami mengucapkan terima kasih.

Sekretariat Panitia Nasional PGTC
d/a Toko Buku Ultimus Bandung
Jalan Lengkong Besar no.127 Bandung
Tlp. 022-4237060/ SDK: 081573218225





Senjakala suram serupa dalam benak hati yang terdalam

24 08 2007

aku akan bercerita tentang kisah cintaku yang tak kunjung tercapai….

Ketika aku SMA kelas 2 adalah pertama kalinya aku jatuh cinta kepada seorang gadis mungil yang lucu dan imut. saat itu aku di kelas 2-7 di SMA 90 dan kerjaan ku pada saat jam istirahat adalah melihat ke teras depan kelas wanita yang kudamba. dia tidak pintar namun dia adalah wanita yang berhasil memetik rasa dan karsa ku untuk selalu memerhatikan dia. Panggillah dia si “kacamata hijau” (KH). seorang wanita yang biasa dan teman2nya bilang dia rada lemot. Dia saat itu duduk di kelas 1-5.

Hal yang perlu diperhatikan adalah pada saat itu aku berumur 15 tahun dan itu adalah pengalaman dimana aku tahu bahwa perasaan itu adalah perasaan cinta. Sedangkan ia sudah berulang kali merasakan apa itu cinta.

Terlintas di kepalaku sebuah ide tolol untuk dapat berkenalan dengannya. Yaitu dengan strategi SMS yang disengaja nyasar. Lalu akupun berkenalan dengannya. ada hal yang perlu diketahui bahwa aku sejak dulu selalu berjuang sendiri dalam berbagai hal. Setelah ia tahu namaku maka akupun terus menerus mengirim SMS ke dia. dan puncaknya aku akan bertemu dengannya di depan kelasnya. Ketika aku bertemu dan bertatap muka dengannya, ribuan paku menusuk jantungku, ratusan badai menerpa wajahku, dan aku merasa akan pingsan. Aku tak kuasa dekat dengannya…. namun hari itu bisa dibilang sukses karena aku tidak pingsan…..
Satu hal yang sangat tak terlupakan adalah ketika ia hendak meminjam kaset seni musik yang dikeluarkan oleh guru seni musikku. Aku menyanggupi untuk meminjamkan kasetku kepadanya, padahal saat itu aku tak tahu dimana kaset itu berada. Akhirnya aku membelinya dari seorang teman dan aku segera meminjamkannya ke KH. lalu akhirnya aku memberikan kaset itu dan tak perlu dikembalikan.
Akupun tak kuasa menahan asmara yang bergejolak… kemudian akupun akan mencoba untuk menyatakan isi hatiku. namun apa daya, aku tak jadi karena ternyata dia telah dimiliki seseorang yang aku tak tahu siapa itu…….
Segala usaha dan waktu yang telah aku luangkan kepadanya termasuk sia-sia. karena ia telah memiliki seorang kekasih. hati ku hancur berkeping-keping.

Cinta tak tergapai, Pedihpun sampai.

Lalu aku berusaha untuk melupakannya. dari pada aku sakit hati dan dari pada aku menganiaya pacarnya itu….!!!! tapi aku tak dapat melupakannya dari benakku hingga sekarang ini….KULIAH. (FUCK YOU)

Waktu terus berlalu hingga aku naik kelas. Aku berada di Kelas 3 Sos 3. dan si KH berada di kelas 2-7. Saat itu aku melihat sebuah kesempatan emas untuk mendapatkan hatinya. Karena hubungannya dengan pacarnya yang buruk rupa telah usai…. Aku masih ingat saat itu aku mendapat info kalau ia jomblo, segala strategi dan teknik tololku pun aku keluarkan…. dan aku masih ingat jika aku ingin bertemu dengannya aku harus menunggu dan menunggu. Karena ia masuk klub Paduan Suara. Aku menunggu selama 2,5 jam agar aku bisa bertemu dan mengantarnya pulang.. huff itu adalah saat yang melelahkan….!!!!
Namun ternyata aku terlambat untuk menyatakan isi hatiku sekali lagi… ia telah memiliki seorang kekasih lagi. dan ia juga satu sekolah denganku… hatiku panas dan emosiku meluap-luap. Sehingga aku jika melihat cowoknya aku merasa akan hendak membunuhnya…. Alkoholpun menjadi pelarianku saat itu (kasihan sekali Diriku ini, jatuh kelembah kenistaan).

Kemudian aku berusaha untuk melupakannya dan melupakannya. Caranya adalah dengan berusaha untuk memacari cewek lain, terutama anak2 kelas 1 yang baru masuk. akupun kenal seseorang, dari hatiku aku merasa sudah mengenalnya. tanpa pikir panjangpun aku langsung berkenalan dengannya. ternyata namanya adalah Rani. Karena ia selalu nongkrong di kantin sekolah setelah sekolah usai maka tidaklah sulit untuk bertemu dengannya. Lambat laun akupun mulai ada rasa dengannya. ketika aku sedang mengumpulkan keberanian untuk menyatakan rasa cintaku padanya, tiba-tiba ia berkata bahwa ia sedang jatuh cinta pada SAHABATKU…. Sakit hatipun terasa lagi dan pedihnya saat ini bukan main, karena ternyata ia lebih memilih sahabatku… akupun berusaha untuk menerima kenyataan karena aku tak mau persahabatanku usai.

Inikah jatah hidup yang disediakan untukku?

Sakit bukan kepalang sudah 2 kali aku rasakan 2 kali aku gagal menyatakan cinta… huff sial benar diriku ini. lalu akupun berusaha untuk melupakan tragedi yang menyakitkan itu… lalu aku mencari orang lain yang dapat melupakan masa-masa pedihku itu. Akupun mendapatkannya, ia seorang gadis berambut panjang lurus yang sangat indah… dengan senyuman yang sangat manis, ia bernama Ina… saat itu aku tidak ingin gagal lagi… Akupun berusaha untuk mengintograsi teman-temannya, untuk mendapatkan informasi apa-apa saja yang ia suka dan ia tidak suka… data inteligen pun banyak dan kurasa akan berguna…
Hari kasih sayangpun telah tiba… sebelum hari Valentine tersebut aku mengumpulkan uang untuk membelikan coklat untuknya. Yaitu 2 coklat yang bertumpuk bewarna merah dan hitam berbentuk hati (sengaja aku pilih yang itu karena aku tahu kalau di memiliki saudari kembar), dan setangkai bunga merah… namun aku tak dapat bertemu dengannya, ya sudahlah aku simpan coklat itu dan akan aku serahkan besok. aku pun hanya menyerahkan coklat itu keesokan harinya, dalam hatiku terucap semoga ia tahu isi hatiku…
Tapi apa yang terjadi saudara-saudari? ternyata ia telah memiliki seorang kekasih dan kekasihnya itu adalah SAHABATKU sendiri. Dan yang menyampaikan pesan itu adalah Sahabatku itu. Sakit hatiku dan emosi jiwa terlimpah pada sahabatku itu. rasanya aku ingin mati saja… benar-benar diluar dugaan, sahabatku sendiri menikung diriku. hal itu tak dapat kulupakan hingga sekarang, dan trauma itu masih membekas dalam-dalam di bagian terdalam hatiku…

Benarkah itu yang namanya “Pagar Makan Tanaman”?

Lalu akupun berusaha untuk tabah. Wanita yang ku damba sedang bemesraan dengan teman baikku… dan akupun mulai kepikiran akan si KH lagi. Aku berusaha untuk mendapatkan hatinya hingga hari Prom Nite tiba. rencananya aku ingin menembaknya sebelum aku lulus dari SMA. saat itu di sudah putus dengan pacarnya. Aku tahu bahwa aku akan bertemu dengannya karena dia adalah anak Paduan Suara. dan anak2 Paduan SUara akan mengisi acara di Prom Nite. Tapi akupun gagal karena aku tak kuasa untuk melihat paras wajahnya. Akupun terbius akan kecantikannya. Lalu ketika ia minta foto kelasnya di buku tahunan sekolah angkatanku, akupun berusaha untuk memenuhi permintaannya itu. Padahal soft copynya tidak ada. akupun men-scan gambar foto kelasnya dan mengeprintnya. Biaya yang dikeluarkan luar biasa bung…!!! dan ketika aku hendak menyerahkan foto itu berikut dengan BTS milikku, ia pun datang dengan seorang sosok pria yang lumayan. dan ternyata dia adalah kekasihnya…. akupun PUPUS sekali lagi tapi yah…. apa boleh buat, itulah takdirku….

Hingga saat ini akupun tidak dapat melupakan si KH dan aku hanya dapat melihat wajahnya lewat foto di media Friendster ini. Kepada KH (Kacamata Hijau)…aku tidak dapat melupakan dirimu.

semoga saja saat ini aku berhasil menggapai seorang wanita dan mengakhiri masa jombloku selama 20 tahun. dan semoga aku berhasil menyatakan rasa cintaku kepadanya. Semoga Allah mengabulkannya, Amiiiin…!!!